IBX592EBFFC8DD85

Gejala dan Penyebab Hidronefrosis


Tahukah kamu apa itu penyakit hidronefrosis? Nama penyakit yang satu ini memang tidak terdengar familiar bagi masyarakat umum. Selain menggunakan nama medis, penyakit ini juga tidak begitu sering terjadi karena merupakan penyakit yang cukup langka. Jadi, sebenarnya apa itu penyakit hidronefrosis? Kamu perlu untuk mengetahuinya agar dapat mencegahnya. Kamu juga perlu untuk mengenali penyebab umum hidronefrosis dan gejalanya. Apa itu hidronefrosis? Dilansir dari hellosehat.com penyakit ini adalah kondisi di mana ginjal mengalami pembengkakan dan diakibatkan oleh ginjal yang gagal mengalurkan urin menuju kandung kemih. Ini menyebabkan urin menumpuk di dalam ginjal. Sedangkan menurut alodokter.com hidronefrosis adalah pembengkakan ginjal akibat penumpukan urine, di mana urine tidak dapat mengalur dari ginjal ke kandung kemih. Keadaan ini terjadi pada salah satu ginjal, namun tidak menutup kemungkinan untuk terjadi pada kedua ginjal sekaligus.

Gejala dan Penyebab Hidronefrosis

Apa sih yang menyebabkan penyakit ini terjadi? Penyebab umum hidronefrosis adalah sumbatan yang terdapat pada saluran kencing. Kondisi ini biasanya terjadi secara tiba-tiba. Sumbatan ini umumnya disebabkan oleh batu ginjal atau gumpalan darah. apabila uretra atau saluran kencing terblokir, keadaan ini dapat menyebabkan aliran urin berbalik ke arah ginjar hingga menimbulkan membengkakan. Ini disebut juga dengan refluks vesikoureter. Penyebab umum hidronefrosis menurut hellosehat.com lainnya adalah kanker, tumor yang terdapat di kandung kemih, kelenjar prostat atau organ tubuh lainnya yang terletak di sekitar saluran kencing dapat menghambat aliran urine. Pembekuan dara juga dapat menjadi penyebab karena darah menggumpal atau membeku di ginjal atau saluran kencing dapat memengaruhi aliran urin. Menurut alodokter.com beberapa kondisi yang dapat menyebabkan penyumbatan aliran urine hingga membuat ginjal membengkak seperti batu ginjal karena dapat berpotensi menyumbat ureter. Kehamilan juga dapat menyebabkan hidronerfrosis, pembesaran rahum selama kehamilan terkadang dapat menekan ureter atau saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. Penyebab lainnya adalah penyempitan ureter akibat terbentuknya jaringan parut karena infeksi, operasi, atau terapi, berbagai jenis kanker atau tumor yang terjadi di sekitar saluran kemih, kandung kemih, perut dan panggul dan organ panggul yang menonjol keluar dari vagina atau prolaps.

Lalu apa saja gejala yang dirasakan oleh penderitanya? Menurut halodoc.com sebagian besar kasus hidronefrosis yang dialami orang dewasa tidak akan menunjukkan gejala sama sekali, begitu pula pada bayi. Meski pun begitu, penyakit ini akan menimbulkan gejala seperti pada infeksi saluran kemih seperti demam tanpa penyebab yang jelas. Beberapa gejala lainnya seperti rasa nyeri yang timbul pada perut dan panggul, rasa mual dan muntah, tidak dapat mengosongkan kandung kemih sepenuhnya, sering mengeluarkan urine dan meningkatkan keinginan untuk membuang urine, gejala infeksi saluran kemih seperti urine berwarna gelap, aliran urine lemah, menggigil, deman atau rasa terbakar ketika mengeluarkan urine.

Bagaimana dokter mendiagnosisnya? Dokter akan melakukan langkah diagnosis hidronefrosis dengan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjuang seperti melakukan tes darah dengan tujuan untuk mengetahui adanya infeksi, tes urine untuk melihat adanya darah dalam urine atau infeksi, dan pemindaian ginjal dengan USG atau CT scan yang dapat menunjukkan gambaran ginjal secara jelas.

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang penyakit ini. Kamu dapat mengetahui tentang gejala dan penyebab umum hidronefrosis serta bagaimana cara dokter mendiagnosisnya. Jika kamu merasakan gejala seperti yang tertera di atas, segera berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat.
Gejala dan Penyebab Hidronefrosis | Putri | 5